KKN UNIDA Gontor Putri; Limbah lingkungan sebagai bahan dasar pelestarian tanaman hias

Pelestarian lingkungan menjadi topik hanget untuk dipebincangkan akhir-akhir ini. Isu lingkungan merupakan salah satu dari tujuan sustainable development program yaitu perlindungan terhadap lingkungan dari berbagai limbah. kebersihan suatu lingkungan diukur dari tidak adanya sampah maupun limbah di lingkungan tersebut. Umumnya, sampah beserta limbah tersebut di bakar maupun dibuang ke laut yang juga akan mengganggu keseimbangan iklim melalui pengikisan lapisan ozon, dan juga pencemaran air di laut.

Walaupun sebenarnya ada beberapa limbah yang dapat diolah kembali untuk melestaikan alam itu sendiri. Selain ramah lingkungan, pengelolaan limbah tersebut juga bermanfaat bagi lingkungan, baik dalam aspek kebersihan maupun pelestarian lingkungan. Salah satu limbah lingkungan yang dapat diolah kembali ialah serbuk kayu, yang merupakan limbah hasil pengerajin kayu maupun pembangunan. Selama ini, serbuk kayu selalu dianggap negative terhadap lingkungan, jika dilihat dari cara penanganannya. Mulai dari dibiarkan begitu saja, hingga membusuk, maupun dibakar dan menghasilkan asap hasil pembakaran yang dapat meningkatkan resiko pemanasan global.

Pembuatan tanah dan memisahkan tanah yang baik

Limbah serbuk kayu tersebut dapat dimanfaatkan sebagai campuran media tanam yang juga berfungsi sebagai pupuk kompos. Pengelolaan serbuk kayu tersebut dilakukan dengan cara fermentasi campuran serbuk kayu dan serasah atau daun kering yang dicampur dengan beberapa bahan aktif untuk mempermudah pembusukan, sebelum kemudian dijadikan campuran media tanam dengan tanah. Pengelolaan serbuk kayu tersebut terbilang mudah karena bahan-bahan yang diperlukan untuk fermentasi didapat di berbagai took pertanian.

Kali ini, pemanfaatan serbuk kayu sebagai media capuran media tanam didapat dari sisa pembangunan di Universitas Darussalam Gontor Kampus Putri. Karena terdapat proyek pembangunan yang tentu saja menghasilkan banyak sisa serbuk kayu, tim kami yang merupakan Tim Kuliah Kerja Nyata tahun ini, mengambil tema pemanfaatan serbuk kayu sebagai campuran media tanam dengan mitra utama bagian bersih lingkungan dewan mahasiswi Unida. Kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih dua pecan tersebut, diisi dengan pelatihan serta penyuluhan pemanfaatan serbuk kayu dan serasah sebagai campuran media tanam. Penyuluhan dan pelatihan antara tim KKN UNIDA Gontor Putri bekerja sama dengan bagian bersih lingkungan tersebut terbilang cukup baik, karena mitra dianggap terampil dalam pembuatan pupuk kompos yang berasal dari ampas kayu tersebut dan mampu untuk melakukannya secara berkelanjutan. (Sabtu, 25 April 2021)

KKN Kel. 67

Penulis: Febiyola

Editor: Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *