Giat Mahasiswi Prodi MB (Management Bisnis) dalam Kegiatan Company Visit 2021

Sebagai seorang mahasiswi, dalam mendapatkan pengalaman tidak hanya melalui sarana pembelajaran di kampus melainkan, dengan melakukan praktek pada objek yang telah dipelajari dikampus secara langsung, hal ini akan sangat bermanfaat bagi mahasiswi yang ingin membuka suatu bisnis atau semacamnya dikemudian hari. Pengunjungan ke suatu perusahaan adalah cara untuk memperluas pemahaman mahasiswi dalam mempraktekan secara langsung.

Dengan adanya pandemi covid 19 hampir semua kegiatan diadakan secara virtual akan tetapi, tidak menghambat kita untuk terus menambah wawasan dan pengalaman. Pengunjungan secara virtual, kami lakukan dalam rangka untuk lebih memahami kegiatan diluar kampus. Company visit merupakan acara tahunan yang diikuti oleh Prodi Manajemen Bisnis (MB) Semester 2 UNIDA Gontor Kampus Putri, acara ini merupakan acara dengan mengunjungi beberapa perusahaan yang ada didaerah jawa timur dan hasil akhirnya dengan pembuatan laporan agar pembelajaran yang dilakukan langsung bisa dipahami oleh mahasisiwi dan menjadi pemahaman pada materi yang telah disampaikan oleh dosen.

Namun, adanya pandemi ini kampus tidak memberikan perizinan khusus untuk melakukan kegiatan diluar kampus. tetapi, itu bukanlah menjadi alasan untuk tidak melakukan acara tahunan prodi. Pada akhirnya, kegiatan ini dilakuakan secara virtual yang mengundang beberapa pembisnis menegah dan atas, Enterpreneur diantaranya : Bunda Collection, PT.Yakult Persada Indonesia cabang Mojokerto, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta Bursa Efek Indonesia (BEI) cabang Solo.

Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari dengan satu perusahaan setiap harinya. Kegiatan pada hari pertama diawali pada hari sabtu (20/3) kegiatan ini dimulai pukul 08.00 pagi di aula ilmu kesehatan lantai 3, dengan pemateri pertama bunda Erwina Kusmarini Ali, S.S sebagai owner Bunda Collection daerah Klaten. Bisnis ini merupakan bisnis pakaian, alat sholat dan lain-lain. Bisnis ini diawali dengan keterampilan owner dalam skill menjahit, lalu terciptalah untuk menciptakan suatu lapang usaha dengan memanfaatkan sumber daya yang ada dengan pembelian kain tanpa membeli produk dari orang lain.

Karyawan pada usaha ini semuanya perempuan, “sebagai wanita harus jadi wanita yang mandiri, tidak bergantung pada orang lain baik sebelum atau sesudah memiliki pasangan” begitu tutur ibu erwina ketika ditanyai perihal karyawannya. Pada hari selasa (23/3) ditempat yang sama dengan pemateri kedua dari PT. Yakult Persada Indonesia cabang mojokerto dengan pembicara kak Vika dan kak Ilham. “Yakult merupakan perusahaan olahan susu fermentasi yang mengandung lebih dari 6,5 miliar bakteri baik. Bakteri pada usus umumnya terdiri lebih dari 100 jenis bakteri dengan jumlah lebih dari 100 triliun serta seberat 1 hingga 1,5 Kg. Minuman yakult ini merupakan minuman kualitas internasional dari Jepang yang sudah memiliki banyak cabang di Indonesia” jelas kak Avika.

Pada masa awal pandemi, perusahaan yakult pernah mengalami penurunan, namun hingga saat ini perusahaan yakult sudah jauh lebih baik dan mengalami peningkatan dari masa awal pandemi. Perusahaan yakult pun tidak hanya mendistribusikan olahan susu fermentasi, melainkan bekerja sama dengan komunitas lovepink yang peduli terhadap pengidap penyakit kanker payudara.

Selain menjelaskan tentang olahan yakult serta kegunaannya, perusahaan pun menjelaskan tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Dimasa pandemi ini, semua orang diharuskan menjaga kebersihan lingkungannya dan membiasakan hidup sehat. Karena mencegah lebih baik dari pada mengobati.

Dihari terakhir, tepatnya pada hari rabu (24/3) acara dilangsungkan di gedung pasca sarjana lantai 3 yang dihadiri mulai dari semester 2 hingga semester 8 prodi manajemen. Dihari ketiga ini, materi yang dibahas mengenai Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan pembicara dari OJK yaitu ibu Friska Maghdalena dan pembicara dari BEI yaitu bapak Wira Adibrata.

OJK berperan agar seluruh kegiatan dalam jasa keuangan mampu melayani kebutuhan masyarakat. Tiga point yang OJK terapkan yaitu: mengatur, mengawasi, dan melindungi. Mengatur agar laporan keuangan setiap perusahaan sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan dan mengatur para pemulai perusahaan untuk mendaftarkan perusahaannya ke kantor OJK, hal ini untuk mencegah kerugian terhadap masyarakat. Selanjutnya mengawasi, OJK mengawasi pasar modal agar pasar modal yang ada di Indonesia terdaftar di kantor OJK. Dan yang ketiga melindungi, yaitu melindungi bisnis yang non bank, melindungi UMKM yang belum meningkat.

Banyak masyarakat di indonesia yang tertarik dengan berinvestasi. Sebagai masyarakat, sebaiknya perlu objektif dalam melihat pergerakan nilai pasar modal selama 10 tahun terakhir sebelum membelinya. Manfaat pasar modal bagi masyarakat yaitu sebagai lapangan pekerjaan, bagi inverstor sebagai sarana investasi, bagi emiten sebagai penyebaran kepemilikan keseluruhan lapisan, bagi pengusaha sebagai sumber dana, dan bagi negara berfungsi sebagai profesionalisme.

Penulis: Haura Nailul, Mahasiswi Prodi MB Semester 2

Editor: Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *