KKN UNIDA GONTOR; MENGEMBANGKAN INOVASI PROBATIC (PAPER SOAP HERBAL ANTISEPTIC)

Di zaman sekarang kertas adalah suatu benda yang dibutuhkan dan dipakai sehari-harinya. Hampir setiap barang yang kita punya pasti mengandung kertas. Kertas-kertas tersebut biasanya banyak yang tersisa atau sudah terpakai dan kita buang begitu saja dan menjadi limbah yang menumpuk. Sampah kertas ini memang tidak terlalu menjadi masalah yang serius di lingkungan. Tetapi, jika sampah kertas ini terus menumpuk akan mengurangi kesehatan lingkungan sekitar.

Mahasiswi KKN 2021 hadir di Universitas Darussalam Gontor mencoba  memberikan inovasi baru yaitu dengan mengembangkan sabun berbentuk kertas agar lebih praktis dibawa saat beraktivitas di luar. Sabun kertas ini sebenarnya sudah ada sejak lama namun di Indonesia belum banyak yang menggunakannya. Masyarakat lebih cenderung menggunakan sabun batang ataupun sabun cair.

Mahasiswa KKN mengajarkan cara membuat sabun kertas kepada warga di Universitas Darussalam Gontor, Mantingan. Kegiatan ini dilakukan sebagai salah satu solusi alternatif dari banyaknya limbah kertas yang tebuang dan tidak terpakai di Universitas Daruusalam Gontor.

Sabun kertas ini dibuat dengan menggunakan bahan yang sederhana yaitu sabun cair cuci tangan, limbah kertas, wadah sabun dan kuas. Cara membuatnya juga sangat mudah Pertama, sabun cuci tangan ditaruh di wadah yang disediakan lalu diolesi dan diratakan menggunakan kuas, bolak balik di kedua sisi kemudian dijemur. Jika sudah kering, baru dipotong kecil-kecil sesuai keinginan, kemudian baru bisa disimpan di packaging yang tersedian dan bisa dibawa kemana-mana. “Kalau mau pakai tinggal ambil 1 lembar sabun kertas lalu dibasahi pakai air, terus cuci tangan kayak biasanya. Jadi deh sabun kertas,” ujar Lia, mahasiswi KKN.

Kreasi ide pembuatan sabun berbentuk kertas ini awalnya terpikirkan karena masih banyak limbah kertas yang terbuang dan dibiarkan di daerah Universitas Darussalam Gontor dan kurangnya kesadaran warga Unida Gontor tentang menjaga kesehatan tangan. Sehingga, para mahasiswi Kelompok KKN ingin mengedukasi terkait pemanfaatan limbah kertas yang dapat dijadikan sabun cuci tangan guna memberi kesadara terhadap  kesehatan tangan.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Kelompok KKN didukung penuh oleh masyarakat Unida Gontor dan mendapat pendampingan langsung dari Dosen Universitas Darusalam Gontor. Tidak hanya itu, antusias peserta terhadap kegiatan itu begitu luar biasa.

By: (Kkn Kelompok 23 _ Lia Apriyani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *