KAJIAN BEDAH BUKU MISYKAT OLEH AL-USTADZ PROF. HAMID FAHMI ZAKARSYI, M.ED,. M.PHIL

Pada tanggal 01 Oktober 2020 yang bertepatan dengan hari lahirnya pancasila, Departement Riset dan Diskusi mengadakan Kajian Bedah Buku MISYKAT oleh Al-Ustadz Prof. Hamid Fahmi Zakarsyi, M.Ed,. M.Phil. di Meeting Corner Lt. 1 Gedung Utsman bin ‘Affan. Pada Kajian ini membahas tentang point-point sebagai berikut :

Deklarasi universal human right, Deklarasi universal adalah pemahaman sekuler yang tidak bisa ditangkap oleh islam. Terdapat dua pasal yang mengganggu syariah islam, Yaitu :

1. Setiap orang berhak menikah tanpa memerhatikan ras atau bangsa

2. Anda boleh memilih agama apapun

– Beliau Berpesan, Jangan dikira dengan berislam itu orang tidak manusiawi , Islam itu tidak seperti yahudi dalam pernikahan.

– pada pasal 22 terdapat bukti bahwa memberi tempat pada manusia tidak menistakan manusia , sebab syariat islam diciptakan oleg pencipta manusia.

– Didalam ada fitrah, ketika anda menjalankan fitrah anda menjalankan syariah

– Dibarat maslahat didahulukan! ini tidak benar karna beragama itu untuk Allah dan untuk kepentingan maslahat manusia.

– Didalam islam ada maqosid syariah yang berisi hifdzuddiin, hifdzul’aql, hifdzunnasl dna disana hanya memperhatikan hifdzunnasl saja.

– Deklarasi universal ini tidak meperhatikan agama, jangan dibilang dibarat tidak ada pelanggaran HAM, dibarat biasa orang meludahi orang berhijab, maka dikatakan barat melakukan pelecehan² belum pelecehan² yang lain.

Sebuah pelajaran yang sangat berharga dari kajian Bedah Buku MISYKAT oleh Al-Ustadz Prof. Hamid Fahmi Zakarsyi, M.Ed,. M.Phil. Karena kita bisa mengetahui tentang Deklarasi universal human right, dan keadaan di barat sana. Kajian ini akan di adakan rutin setiap minggu pada hari kamis setelah shalat subuh. Jadi yang ingin menambah wawasan pengetahuan dan pengalaman bisa datang ke meeting corner setiap hari kamis setelah shalat subuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *