Presentasi Gemilang Mahasiswi UNIDA Gontor lolos Call Paper, Inilah Mereka !

Malang_Universitas Darussalam Gontor putri telah mengirim utusan Mahasiswinya untuk berpartisipasai dalam pelaksanaan “Call For Paper Universitas Tribhuwana Tungga Dewi (UNITRI)”. Bertempat di kota Malang. Dalam kompetisi LKTI, mereka telah melalui beberapa proses sebelum akhirnya sampai pada presentasi makalah tersebut. Rabu, (04/12).

Delegasi UNIDA Gontor bersama para Finalis lainnya

Delegasi mahasiswi aktif UNIDA Gontor putri ialah Usatdzah Fitri Samianingsih (Farmasi/4) dan Usatdzah Safna Nur Rakhmah (HES/4). Walaupun berbeda prodi, tetapi kolabirasi antar keduanya sangat baik. Menyampaikan pendapat gagasan serta ide menjadi terbentuknya suatu Karya Tulis Ilmiah yang baik.

LKTI terlaksana di aula lantai 3 UNITRI (Universitas Tribhuwana Tungga Dewi), Malang dengan mengusung tema ‘’Pengembangan Desa Berbasis Agrowisata Di Era Revolusi Industri 4.0’’. acara yang disambut oleh Dr. Amir Hamzah Sp.Mp beliau adalah Dekan Fakultas Pertanian UNITRI menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan agar memperkuat tali persaudaraan dan Ukhuwah Islamiyah antara Universitas lainnya. Acara dibuka dengan penampilan tari budaya khas kota Malang.

Kegiatan ini di ikuti oleh perwakilan tiap Universitas di Indonesia dari berbagai daerah seperti Jawa Timur, NTT, Bali dan Sumatara. Ada 10 finalis dari Universitas di Indonesia yang lolos pada babak tersebut. ‘’Pertama kalinya mengikuti ajang bergengsi ini, tidak heran jika saya mendapatkan pengalaman serta teman yang banyak pada even ini.’’ Ungkap Triana Jelita, finalis dari Universitas Gajah Mada.

Delegasi UNIDA Gontor putri mempresentasikan makalah tersebut dengan judul ‘’ (SETAKAR) Strategi Kampung Jagung Karanganyar Sebagai tempat Pariwisata alami demi mewujudkan Indonesia Mandiri 2025’’. Dalam penelitian ilmiah tempat tersebut menjadi salah satu solusi yang diberikan pemerintah kepada masyarakat desa yang memiliki potensi jagung yang sangat besar. Berdasarkan data peneliti lahan tersebut berkomponen dapat memberikan peningkatan pada ekonomi desa secara mandiri. Sehingga, SDM (sumber daya manusia) tidak lagi merasa kekurangan. Lahan dapat di olah sedemikian rupa.

Mahasiswi UNIDA Gontor di tuntut agar dapat berpartisipasi dalam proses pembaharuan dalam sistem ekonomi masyarakat desa tersebut. “Banyak tantangan pada era digital ini, jika kita lengah butanya suatu informasi maka, akan tenggelam dengan segala informasi. Secara tidak langsung kita akan ketinggalan zaman.” Ujar Ustadzah Fitri, peserta finalis LKTI. Semoga dengan adanya kontribusi mahasiswi dapat meningkatkan semangat inovatif dan kreatifitas serta menjaadi contoh bagi yang lainnya. Aamiin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *