Tasyakuran Pasca Ujian Tengah Semester Genap, Lanjut Pelantikan Kepanitiaan 2020

Mantingan_ Setelah aktifnya civitas akademika perkulihan, Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor kampus putri telah mengadakan Ujian Tengah Semester (UTS) pada semester genap. Ujian ini merupakan rentetan kegiatan sunnah di pondok Modern Gontor. Selasa, (21/01)

Kali pertama, dibuka langsung Ujian Tengah Semester Genap 2020 di Aula Gontor putri 1 oleh Wakil Rektor I UNIDA Gontor Al-Ustadz Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.Phil. Hadir juga Dekan Kulliyatul Banat Al-Ustadz Nur Hadi Ihasan, MIRKH dan seluruh jajaran Dosen UNIDA Gontor pada 15 Januari 2020.

Ujian yang diikuti oleh seluruh Civitas Akademika UNIDA Gontor Putri sebanyak 2.000 Mahasiswi dengan berbagai macam Fakultas maupun prodi, telah berjalan sangat baik. Mulai dari pembukaan UTS pada 15 Januari sampai penutupan UTS pada 21 Januari 2020.

Ujian Tengah Semester Genap ini berlangsung selama 1 minggu, dengan kategori ujian yang bermacam-macam. Seperti, Ujian Tulis sebanyak 39 Materi, Ujian Lisan sebanyak 5 Materi dan Tugas (Take Home) sebanyak 58 Materi. Jadi, jumlah Mata pelajaran di Universitas Darussalam Gontor sebanyak 102 Materi.   

“Ritual Gontor itu UTS, UAS, WISUDA. UTS dan UAS membawa anda ke jenjang WISUDA. UTS dan UAS ada yang tidak belajar (ADA), WISUDA ada yang tidak lulus (ADA). Maka, itu semua adalah Mentalitas perjuangan.” Ungkap Ustadz Hamid Fahmy.

Dalam sambutan pembukaan UTS minggu lalu beliau banyak memberikan nasihat mengenai keseimbangan Ilmu dan Akhlak kepada mahasiswi UNIDA Gontor putri.

“Iman itu tidak hanya di dalam hati, iman harus ditunjukkan dengan amal, maka itulah kunci Iman sesungguhnya.” Orang yang akan di uji dengan hawa nafsunya, jika dia beriman, ia akan tahu bagaimana cara mengatasi permasalahan tersebut. Ujian kelas seperti shalatnya orang kuliah. Otak manusia jika kuliah dan hapalan saja, harus lebih banyak berkompetisi dan berkontribusi. Karena, Allah memberikan lebih banyak kenikmatan dibalik semua itu.

Kemudia beliau menegaskan dalam nasehatnya: “Kita sedang berproses untuk menjadi seribu orang, dan kita adalah satu dari seribu orang tersebut.”

Nasehat inilah yang menjadi topik utama dalam penutupan Ujian Tengah Semester (UTS) Genap pada hari selasa malam 21 Januari 2020, Oleh Ustadz Nur Hadi Ihsan, MIRKH.

Malam itu, seluruh Civitas Akademika UNIDA Gontor putri berkumpul di Gedung Utama Lab. Farmasi lantai 3 untuk melaksanakan Tasyakuran pasca Ujian sekaligus pelantikan panitia Ospek (Orientasi Perkenalan Kampus), KRU (Kampung Ramadhan UNIDA), PMB (Panitia Mahasiswi Baru), dan PPAT (Panitia Perpulangan Akhir Tahun).

Semua kegiatan kepanitiaan UNIDA Gontor, serah terima amanat oleh seluruh Mahasiswi Semester 4. Acara dilaksanakan pukul 20.30 WIB.

Al-Ustadz Nur Hadi Ihsan telah berharap penuh kepada mahasiswi semester 4 dalam kepanitiaannya agar bersungguh – sungguh dalam membantu pondok, khususnya UNIDA Gontor.

“Ketika kita ikhlas membantu Pondok, di situlah letak nilai pendidikan akhlak yang kalian dapatkan. Ketika akhlak dan amanah kita hilang, maka kita akan merasakan hilang semua yang kita miliki.” Ungkap Ustadz Nur Hadi, dalam sambutannya.

(Sintya/PersUNIDA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *