SPL Part 1: Kunjungan Mahasiswi PAI pada pembelajaran sistem Pondok Pesantren Darunnajah, Jakarta

Jakarta Selatan_ 10 Oktober 2019, Himpunan Mahasiswi Prodi PAI semester 3, Universitas Darussalam Gontor kampus Putri melaksanakan SPL (Studi Pengayaan Lapangan) ke Jakarta. Objek pertama yang mereka kunjungi ialah Pondok Pesantren Darunnajah Pusat, Jakarta Selatan.

Tepat pukul 07.00 WIB keberangkatan Mahasiswi PAI menuju Pondok Pesantren Darunnajah. Setibanya di tempat, Mahasiswi PAI UNIDA Gontor disambut dengan hangat oleh Asatid-Asatizah serta Mahasiswa/I Darunnajah Pusat. Pondok Pesatren Darunnajah merupakan salah satu lembaga pendidikan islam swasta (non-pemerintah). Dirintis sejak 1942, didirikan pada 1 April 1974 oleh KH. Abdul Manaf Mukhayyar, KH. Qomaruzzaman dan KH. Marus Amin.

Darunnajah berkembang sebagaimana berkembangnya dan berkiblat pada sistem Pondok Modern Darussalam Gontor. Pesantren tersebut telah menyebar ke beberapa wilayah nusantara. Hingga alumni-alumninya tersebar di seluruh dunia. PP Darunnajah memiliki 17 cabang Pesantren dan 57 satuan cabang kecil. Selama 54 tahun harapan telah di buktikan oleh Darunnajah dengan lingkungan yang sejuk di tenagh-tengah kawasan metropolitan ibu kota Jakarta, tidak menjadi halangan untuk santri- santriwan dalam belajar di PP Darunnajah. Pimpinan PP Darunnajah yaitu Al-Ustadz Drs. KH Mahrus Amin, Al-Ustadz KH. Sofwan Manaf, M.Si .

“Sistem yang diajarkan dari PP Darunnjah adalah sistem KMI (Kulliyatul Mu’allimat al-Islamiyah) PMDG yang disebut TMI (Tarbiyatul Mu’allimin/mu’allikat Al-Islamiyah).” Ujar Al-Ustdaz Mustafa Hadi. Selaku ketua yayasan PP Darunnajah. Untuk mendirikan sebuah pesantren para pendiri sangat semangat dalam kedermawaan. Sebagian besar warisan pendiri diwakafkan untuk pembangunan pesantren.

Lembaga yang berkembang seperti halnya Paud, Tk, Sd, TMI, SDAI. Pada kelembagaan pesantren, PP Darunnajah menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Dengan 5 hal pedoman yakni, Al-Qur’an, Bahasa Arab dan Inggris, Islam Ilmu, Syari’ah Islam serta Sains dan teknologi. Pada kegiatan SPL, mahasiswi PAI UNIDA Gontor bersilaturahmi dengan mengetahui dan mempelajari bagaimana sistem pembelajaran serta kurikulum yang di terapkan oleh PP Darunnajah. Rombongan mahasiswi PAI diajak untuk berkeliling pada ruangan dan kantor-kantor unit usaha pusat.

Selain itu kita mengetahui bahwasanya pentingnya peran guru atau pendidik sangat mempengaruhi cara belajar dan pembentukan karakter peserta didik. Terlihat dengan pengajaran didalam kelas, guru menerangkan dengan kemampuan yang dimilikinya agar dapat memahamkan murid-muridnya dalam belajar. Kegiatan dalam pesantren tidak jauh berbeda dengan kegiatan yang diterapkan oleh Pondok Modern Darussalam Gontor. Pada pendiri pun memiliki cita-cita agar menciptakan lembaga yang berkualitas dan mengahsilkan alumni intelektual baik dalam tingkat Nasional maupun Internasional.

(Admin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *