LAW SQUAD WEEK “74 MENJANA TRANSFORMASI NEGERI” Syari’ah Faculthy

UNIDA GONTOR– 20/09/2019, Program Studi Perbandingan Madzhab menyelenggarakan acara perdananya di UNIDA Gontor Kampus Putri. Kegiatan ini diikuti 51 mahasiwi dan 2 dosen pembimbing, kegiatan yang dinamakan LAW SQUAD WEEK berlangsung dibelakang gedung mesir. Acara ini diselenggarakan demi tumbuhnya jiwa nasionalisme pemuda, yang sedang terperangkap dalam kebiasan kemajuan teknologi. Prodi perbandingan madzhab berinisiatif mengadakan acara yang mampu menumbuhkan kembali jiwa-jiwa nasionalisme pemuda yang semakin memudar.

Kegiatan yang bertemakan 74 Menjana Transformasi Negeri ini mengadakan beberapa lomba menarik, lomba yang ditujukan terciptanya kebersamaan dan kesatuan antara satu sama lain berlangsung sangat meriah. Jum,at pagi menjadikan mahasiswi tertawa lepas, bersanda gurau,bermain dengan sportif dan kreatif, semua beban kuliah bak kertas yang tertiup angin melayang lepas bersama tawa-tawa yang tercipta. Kepanitiaan dibawahi oleh semester 3 dengan ketua panitia yaitu Astri Fitriani (pekalongan) dan Nur Izzati (malaysia). Beberapa lomba yang diadakan antara lain : kasti, siapa kuat, puisi berantai, balon goyang, opini, essay, tebak aku, dan poster. Semua anggota sangat antusias menyambut perlombaan yang ada.

Perlombaan dibagi menjadi dua tahap yaitu off air dan on air, untuk lomba off air antara lain: opini yang dimenangkan oleh: juara I: Sugiarti, juara II: Annur Falasifa, juara III: Qomari Nur Aini. Poster yang dimenangkan oleh: juara I: Padma Malikahani, juara II: Virgin Muthia Imron. Sedangkan untuk lomba on air antara lain: tebak aku yang dimenangkan oleh (semester 1), siapa kuat yang dimenangkan oleh (semester 1), balon goyang yang dimenangkan oleh (semester 1), puisi berantai yang dimenangkan oleh (Kelompok Ulfi Zerlianti), dan kasti yang dimenangkan oleh (semester 1). Juara umum di raih oleh semester 1, dan tim terkompak di raih oleh semester 3.

Syari’ah faculthy

Acara ini dihadiri oleh ketua prodi perbandingan madzhab, yaitu Al-Ustadzah Ria Rahmawati. Wanita berkerudung hitam itu berkata ” untuk mengisi kemerdekaan ini kita bisa berapresiasi dengan karya-karya yang kita ciptakan, karya itu bisa kita ciptakan baik dari kita pribadi maupun kelompok, selain berkarya kita harus berani mengikuti lomba-lomba yang ada”. Sedikit pesan namun membangkitakan jiwa para pemuda, terucap lantang dan penuh semangat. Wanita bergelar M.A tersebut mendampingi para anggota hingga akhir acara yaitu sekitar pukul 10.30 AM, semua acara terorganisir dengan baik dan penuh kegembiraan, acara ditutup dengan makan bersama serta penerbangan balon. (Astri Fitriani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *