Preparing Millenial Generation At National Seminary With Ms. Sherly Annavita

Kampus Putri_ 11/09/2019, Universitas Darussalam Gontor kampus Putri telah menyelenggarakan kegiatan dari fakultas Syari’ah yaitu General Champion. Acara dilaksanakan selama 3 hari dilengkapi dengan perlombaan dan seminar nasional. Terlihat kesemangatan pada panitia dalam setiap bagian yang menggerakkan. Perlombaan terbagi atas 15 katagori yang berbeda, yaitu individu, kelompok, kamar, prodi, fakultas dan gedung.

“Youth today leader tomorrow. Merancang masa depan dalam kontribusi untuk negeri, membentuk generasi yang membangun peradaban islami.” Ujar Al-Ustadz Dr. KH Imam Kamaluddin, selaku Dekan Fakultas Syari’ah dalam sambutannya. Seminar Nasional dilaksanakan di aula Qulliatul Banat Gontor Putri 1, melibatkan 500 mahasiswi UNIDA Gontor. Tepat pukul 08.30 acara dimulai, dengan pembicara hebat, serta tokoh generasi millennial Nasional ialah Sherly Annavita. Dengan tema “PREPARING MILLENIAL GENERATION FOR BEING SHARIA, POLITIC, ECONOMI DAN LEGAL EXPERTS TO ACHIEVE GOLDEN INDONESIA IN 2045.”

Menyiapkan Indonesia 2045 ialah membangun kembali peradaban islam dan ilmu pengetahuan. Kekayaan anak muda adalah yang membuka pikiran seluas-luasnya untuk dapat produktif. “Bagaimana kita mempersiapkan, merancang masa depan, dan kontribusi apa yang kita berikan pada bangsa kedepannya ?” pertanyaan yang menarik dan pemaparan bijak oleh Sherly Annavita.

Tanya jawab Mahasiswi UNIDA dengan Sherly Annavita

Sherly Annavita ialah pemuda bangsa yang hebat akan kontribusi kepada bangsa Indonesia. Beliau dididik oleh keluarga yang sederhana tapi bijaksana dalam penilaian masa depan. Pemuda kelahiran aceh ini baru lulus S2 dari Universitas Melbourne, Australia. Semangat tekad dalam meraih mimpi, menjelaskan pada 4 tipe manusia yaitu, Pesimis, Realistis, Optimis, dan Progesif. Masing-masing tipe tersebut memiliki kriteria yang berbeda.

Sejarah mencatat dampak maju dan berkembangnya Negara bangsa Indonesia 80 % yaitu pengaruh pada anak mudanya. Kepribadian ternilai dan terbentuk dari apa yang kita baca, dengan siapa kita berteman, video apa yang kita lihat, serta lingkungan yang bagaimana kita hadapi. Dengan siapa kita berguru. Semua itu berpengaruh dalam diri dan masa depan kita.

“Hidup kita adalah tanggung jawab. Kita yang mewarnai mereka bukan mereka yang mewarnai kita. Jadilah anak muda yang optimis dan progesif bukan pesimis atau realistis. Jadilah pemain bukan penonton. You can be Good, Better, Best, and be Exelent one. Efektif dalam berbicara, cepat dalam bertindak. Dam Jadikan Allah sebagai tujuan untuk mencapai semua impianmu, Itu kuncinya.” Pesan terakhir oleh Sherly Annavita dalam penutupan seminar tersebut. kemudian dilanjutkan dengan pembagian hadiah bagi para pemenang lomba. (Sintya Kartika)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *