National Seminary with Mr. Taufiq Affandi, S.H.I, M.Sc and Mr. Fuad Bakh

KAMPUS PUTRI_15/09/2019, Pagi hari dengan suasana langit cerah melengkapi acara penutupan EYOFEST (Education Youth Festival) 2019 di Universitas Darussalam Gontor Kampus Putri. Kegiatan yang berlangsung selama 3 hari telah berlangsung lancar. Acara yang diselenggarakan oleh HMP PAI inilah menjadikan agenda bersejarah dengan mengundang tokoh nasional. Perlombaan telah usai dilanjutkan dengan seminar menjadi salah satu rentetan acara EYOFEST.

Tepat pukul 08.54 WIB dimulainya acara dengan penampilan hadrah club menjadi pelengkap acara penutupan tersebut. Sambutan oleh KaProdi HMP PAI Al-Ustadz Agus Budiman, M.A menyampaikan Ucapan terima kasih dan Mohon Maaf atas kekurangan dalam acara tersebut.

 

Pembicara oleh FUAD BAKH

Mengundang Fuad Bakh ke UNIDA Gontor bukan pertama kalinya beliau mengisi acara seminar  ini. Fuad Back (Editot Tv & pegiat media sosial) dan Ustadz. Taufiq Affandi, S.H.I, M.Sc (Chief Of Gontor_tv). menjelaskan Tema seminar dengan ‘‘Peluang dan Tantangan Dakwah di Era Industri 4.0’’ bersama moderator Ustadzah Zahra Hasanah Salsabila. Mengantarkan Fuad Bakh dan Ustadz. Taufiq Affandi menuju podium.

Berbicara tentang Era digital tidak ada habisnya kerena semakin bertambahnya dan kemajuan teknologi menjadikan peluang bagi generasi muslim untuk menjadi peluang besar dakwah. Banyak tantangan teknologi semakin kuat. Fuad Bakh menjelaskan bagaimana perkembangan teknologi terkini.

Teknologi yang viral akan menjadi pusat peradaban majunya teknologi. Kita bisa menjadi korban teknologi ketika kita tidak mengetahui bagaimana caranya kerjanya “Saat ini semua media konventional mengalami transformasian menjadi media online, kemudian media sosial menjadi inspirasi generasi muda pada masa pertumbuhan dengan rasa ingin tahu lebih. Tingkat fanatisme di korea sangat tinggi ditakutkan generasi muda yang mengikuti peradaban barat. Kejahatan terbesar ada pada dirimu. Bukan ketika kita salah kemudian kalian diam, tetapi jiak kalian tau kesalahan kami koreksilah dan perbaikilah kesalahan itu.” Ujar Fuad bakh dalam pemaparannya. (Sintya Kartika)

 

Perfotoan bersama Panitia HMP PAI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *